8 Cara Sehat Mengolah Gorengan

| Tidak ada komentar

8 Cara Sehat Mengolah Gorengan

Siapa bilang jajanan gorengan sudah pasti berbahaya buat kesehatan? Jika Anda tahu cara mengolah yang benar, maka tak perlu khawatir menikmati gorengan yang biasanya erat dikaitkan dengan risiko kolesterol. Yuk, simak 8 kiat sehatnya di sini.

1. Jangan Gunakan Minyak Berulang Kali

Jangan gunakan minyak bekas

Demi alasan penghematan, banyak orang memasak dengan minyak goreng yang sebelumnya sudah berulang kali dipakai untuk menggoreng makanan lain. Cara ini tentu sangat tidak sehat.

Pada dasarnya, minyak goreng memang bisa digunakan untuk lebih dari 1x pemakaian. Namun sebaiknya, hindari menggunakan minyak bekas yang telah berubah warna dan aromanya. Hal itu menandakan kualitas minyak goreng yang telah menurun, sehingga berisiko membentuk radikal bebas dan senyawa yang berbahaya bagi kesehatan.

2. Hindari Teknik Menggoreng Deep Frying

Teknik menggoreng deep frying

Deep frying memang menjadi teknik menggoreng makanan yang paling utama untuk membuat jajanan gorengan. Meskipun boros minyak, metode ini dianggap paling efektif karena bisa membuat gorengan matang secara merata dan lebih renyah. Lantas, bagaimana jika ternyata deep frying tidak bisa dilakukan karena risiko yang buruk terhadap kesehatan?

Anda bisa mencari solusi lewat cara menggoreng lain yang membutuhkan minyak lebih sedikit. Pastikan untuk lebih rutin mengawasi makanan saat digoreng agar tidak mengurangi kualitas kematangannya. Soal kerenyahan, Anda bisa mengakalinya dengan tepung adonan yang digunakan.

3. Gunakan Jenis Minyak Yang Tepat

Jenis minyak goreng

Masyarakat umum biasanya menggunakan minyak kelapa sawit untuk menggoreng karena jenis ini merupakan yang paling umum ditemui di pasaran. Untuk membuat gorengan yang sehat, Anda bisa menggantinya dengan minyak jenis lain yang mengandung asam lemak tak jenuh dan memiliki titik didih tinggi.

Minyak kelapa, minyak biji bunga matahari, dan minyak zaitun adalah beberapa contoh yang bisa Anda gunakan sebagai alternatif. Minyak zaitun bahkan sering dianggap sebagai jenis yang paling sehat dan menjadi rahasia hidup sehat orang Mediterania.

Jika kesulitan mendapatkan jenis-jenis minyak yang direkomendasikan, Anda juga bisa memilih minyak goreng sehat yang diproses dengan sistem penyaringan khusus. Biasanya, jenis minyak seperti ini disaring secara tradisional, tidak memiliki tambahan bahan kimia, dan nutrisinya tetap terjaga karena tidak melalui proses pemanasan.

4. Manfaatkan Alat Penggorengan Yang Baik

Alat penggorengan sehat

Jenis alat penggorengan juga mempengaruhi kadar kesehatan suatu gorengan. Dalam hal ini, Anda bisa menghindari alat masak yang sudah mengelupas di sana-sini. Hal itu karena bahan yang sudah mengelupas dari alat penggorengan dikhawatirkan dapat bereaksi dengan minyak dan bahan makanan saat proses memasak. Alat berbahan stainless steel menjadi rekomendasi yang paling ideal.

5. Pilih Bahan Makanan Sebaik Mungkin

Bahan gorengan sebaiknya yang tidak banyak menyerap minyak. Salah satu contohnya adalah jamur. Sebaliknya, manfaatkan bahan makanan yang bergizi seperti buah dan sayur. Anda bisa lebih sering membuat pisang goreng atau mungkin singkong goreng agar dapat menjaga kadar kesehatan dalam jajanan yang dikonsumsi. Selain itu, bahan makanan organik juga lebih disarankan daripada makanan non-organik.

6. Awasi Suhu Minyak Goreng

Suhu minyak goreng

Idealnya, membuat gorengan sebaiknya tidak dengan suhu minyak di atas 180 derajat celcius. Namun, ada juga yang memberi kisaran di angka 160-200 derajat celcius. Anda perlu memastikan agar suhu minyak tidak terlalu rendah atau justru terlalu panas.

Jika panas minyak lebih rendah dari suhu yang disarankan, gorengan akan menyerap banyak minyak dan kurang renyah. Sebaliknya, membuat gorengan dengan minyak yang terlampau panas berisiko membuatnya cepat gosong.

7. Tambahkan Baking Soda

Baking Soda

Saat membuat adonan tepung untuk gorengan, ada baiknya Anda menambahkan baking soda. Selain bermanfaat untuk membuat gorengan lebih sehat karena baking soda dapat mengurangi penyerapan minyak dalam makanan, cara ini juga bisa membuat gorengan lebih renyah.

8. Pilih Jenis Tepung Dengan Teliti

Memilih jenis tepung

Tidak hanya bahan makanan, alat penggorengan, dan minyak, jenis tepung pun juga perlu dipastikan baik-baik untuk menurunkan risiko kesehatan. Tepung yang direkomendasikan adalah tepung beras atau tepung jagung.

Hal ini karena kedua jenis tepung tersebut bebas kandungan gluten. Jika menggunakan tepung serbaguna seperti yang umum dipakai untuk membuat gorengan, maka gorengan bisa menyerap lebih banyak minyak dan menjadi lebih berlemak.


Itulah 8 tips membuat gorengan sehat yang bisa Anda terapkan. Selain cara-cara di atas, pastikan juga untuk meniriskan gorengan hingga sempurna sebelum mengkonsumsinya.

Pada dasarnya, kunci utama membuat gorengan sehat terletak pada pemilihan dan penggunaan minyak goreng. Meskipun begitu, pastikan juga untuk memakai bahan makanan, tepung, dan alat penggorengan yang baik untuk semakin menurunkan risiko mengkonsumsi jajanan gorengan.

Penulis:

Content writer pemerhati bahasa dan ide-ide tulisan gaya hidup. Sedang mencari inspirasi menghadapi quarter life crisis di tengah dinamika masyarakat yang terlalu bersosial.

Beri balasan

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom bertanda * harus diisi