5 Kebiasaan Makan Yang Sebaiknya Tidak Dilakukan Saat Imlek

| Tidak ada komentar

5 Kebiasaan Makan Yang Sebaiknya Tidak Dilakukan Saat Imlek

Momen perayaan Imlek identik dengan berbagai kepercayaan yang berkaitan dengan nasib buruk dan baik. Ternyata, ada pula 5 kepercayaan terkait kebiasaan makan yang perlu dihindari karena konon bisa menyebabkan nasib buruk. Apa sajakah itu?

1. Makan Sampai Habis

Persepsi menyantap makanan sampai habis cenderung berbeda-beda di setiap budaya. Dilansir Delish, kebiasaan makan yang satu ini dianggap kurang baik di Tahun Baru China. Sebaliknya, menyisakan sedikit makanan di piring dipercaya akan menghadirkan kelimpahan di tahun berikutnya.

2. Memotong Pisang

Beberapa orang percaya jika memotong pisang dapat berujung pada kesialan. Hal ini khususnya berlaku bagi mereka yang sedang berada di wilayah perairan. Konon katanya, memakan sandwich selai kacang dan pisang dapat mengakibatkan hasil tangkapan ikan yang buruk atau membuat seorang nelayan tersesat.

3. Memakan Makanan Putih

Kepercayaan yang satu ini berkaitan dengan simbol warna putih dalam tradisi Tionghoa. Rupanya, warna putih diyakini sebagai tanda kesialan atau kematian, sehingga makanan berwarna putih akan cenderung dihindari. Mulai dari telur, tahu, keju putih, hingga susu adalah beberapa contoh makanan putih yang dianjurkan untuk tidak disantap demi menghindari nasib buruk.

Tahu Putih

4. Keliru Mencampur Susu Dengan Teh

Menambahkan susu dalam teh sebenarnya bukanlah hal yang dianggap buruk. Hanya saja, kepercayaan di Tahun Baru China meyakini jika proses menambahkan susu sebaiknya dilakukan setelah memasukkan gula. Jika tidak, kebiasaan ini diyakini bisa membuat seseorang hidup sebagai perempuan tua.

5. Memotong Mie

Mereka yang menganut tradisi Imlek percaya jika mie yang panjang juga melambangkan umur panjang. Sehingga, memotong mie saat memakannya diyakini seperti mempersingkat umur sendiri. Alih-alih memotong mie dengan alat-alat makan seperti pada umumnya, lebih dianjurkan untuk mengkonsumsi mie dengan menyeruput sampai ke ujungnya.


Itulah 5 kebiasaan makan yang diyakini bisa membawa kesialan dan sebaiknya dihindari di Tahun Baru China. Masih ada beberapa kepercayaan lain yang juga dipercaya bisa menghadirkan nasib buruk, seperti tidak boleh menancapkan sumpit atau meminta teman untuk memetik cabai.

Kuliner Imlek

Apapun itu, kebiasaan makan memang tidak bisa terlepas dari adat dan budaya masyarakat yang menerapkannya. Kepercayaan-kepercayaan di atas hanyalah salah satu perwujudan dari sekian banyak budaya masyarakat mengenai kebiasaan makan.

Apakah lingkungan masyarakat di sekitar kamu juga memiliki kepercayaan khusus terkait kebiasaan makan? Jangan lupa berbagi di kolom komentar.

Penulis:

Content writer pemerhati bahasa dan ide-ide tulisan gaya hidup. Sedang mencari inspirasi menghadapi quarter life crisis di tengah dinamika masyarakat yang terlalu bersosial.

Beri balasan

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom bertanda * harus diisi