NASA Buka Lomba Ide Makanan Di Luar Angkasa

| Tidak ada komentar

NASA Buka Lomba Ide Makanan Di Luar Angkasa

Badan penerbangan dan antariksa tersohor di dunia, NASA, baru-baru ini menggelar “The Deep Space Food Challenge” untuk siapa saja yang memiliki ide teknologi makanan baru di luar angkasa. Tak tanggung-tanggung, hadiah senilai 25,000 Dolar AS atau setara 350 juta Rupiah siap menanti 20 pemenang terpilih.

NASA telah berulangkali mengirimkan astronautnya ke luar angkasa, sehingga masalah makanan sebenarnya bukan persoalan yang tidak bisa mereka pecahkan sendiri. Meskipun begitu, challenge ide makanan ini tetap diadakan untuk menjaring masukan dan teknologi-teknologi baru dari masyarakat umum yang mungkin belum terpikirkan oleh NASA sebelumnya.

Ilmuwan NASA untuk teknologi pangan, Grace Douglas, mengatakan bahwa, “NASA memiliki pengetahuan dan kemampuan di bidang ini, tetapi kami tahu bahwa teknologi dan ide (juga) ada di luar sana‚Ķ Meningkatkan kesadaran (ini) akan membantu kami menjangkau orang-orang dari berbagai disiplin ilmu yang mungkin memegang kunci untuk mengembangkan teknologi baru.”

Dalam program “The Deep Space Food Challenge” yang digelar atas kerjasama dengan CSA dan PCO, NASA mencari ide makanan yang mudah disiapkan, belum dikeringkan, dan tidak disajikan dalam kantong foil kecil seperti makanan yang umumnya disiapkan untuk para astronaut di luar angkasa.

Nantinya, ide teknologi pangan ini ditargetkan untuk bisa mengakomodasi 4 astronaut dalam misi perjalanan pulang pergi selama 3 tahun. Dan yang pasti, makanan yang diproduksi harus cocok dengan lingkungan pesawat ruang angkasa, tidak menambah berat ataupun menghasilkan limbah yang berlebihan. Faktor rasa juga akan menjadi unsur penilaian yang ditekankan.

Program ini dinisiasikan untuk menambah variasi makanan bagi para astronaut. Dalam hal ini, Grace Douglas mencermati jika kejenuhan terhadap makanan adalah salah satu tantangan yang kerap dihadapi para awak pesawat luar angkasa. Selain itu, jumlah air panas yang terbatas juga mempersulit rehidrasi makanan untuk perjalanan jangka panjang. Buah dan sayuran segar sejatinya sudah berhasil dikirimkan ke ISS (International Space Station), tapi hal itu masih sulit dilakukan untuk ekspedisi ke area lain seperti Mars.

Makanan Astronaut NASA
Two Astronauts on the Alien Planet Discover Plant Life. Space Travel, Discovery Of Habitable Worlds and Colonization Concept.

Terlepas dari tujuan utamanya, ide teknologi makanan dari program NASA ini ke depannya juga bisa dimanfaatkan untuk penggunaan masyarakat di bumi, terutama sebagai solusi makanan di daerah terpencil yang sulit dijangkau.

NASA membuka pendaftaran peserta untuk “The Deep Space Food Challenge” hingga 28 Mei 2021. Tim atau individu yang mendaftar akan diberi waktu hingga 30 Juli 2021 untuk mengirimkan konsep tahap pertama. Kemudian, 20 peserta yang lolos uji penilaian akan menerima hadiah 25,000 Dolar AS dan kesempatan untuk mengembangkan konsep mereka lebih lanjut bersama NASA.

Jadi, buat kamu yang bergelut di bidang teknologi pangan dan ingin mencicipi kesempatan berkontribusi dalam ekspedisi NASA, inilah peluang emas yang sayang untuk dilewatkan. Info lengkapnya bisa didapat di laman resmi NASA untuk “The Deep Space Food Challenge“.

Penulis:

Content writer pemerhati bahasa dan ide-ide tulisan gaya hidup. Sedang mencari inspirasi menghadapi quarter life crisis di tengah dinamika masyarakat yang terlalu bersosial.

Beri balasan

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom bertanda * harus diisi